Jelajahi BDT NEWS

Gunung Semeru 3 Kali Erupsi Hari Ini, Tinggi Letusan 1 Km

Gunung Semeru mengalami tiga erupsi hari ini, dengan kolom letusan mencapai 1.000 meter. Masyarakat diminta waspada dan mengikuti rekomendasi keselamatan.

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Nasional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 7 jam yang lalu
2 menit baca 0

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com -- Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami tiga kali erupsi pada Sabtu (17/10).

Tinggi kolom letusan tertinggi mencapai 1.000 meter di atas puncak dengan sebaran abu vulkanik mengarah ke barat.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Agastya Rajendra, mengatakan erupsi pertama terjadi pada pukul 04.52 WIB. Kolom letusan teramati setinggi sekitar 700 meter di atas puncak, disertai abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat.

Aktivitas tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 125 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.35 WIB dengan ketinggian kolom letusan meningkat menjadi sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.35 WIB dengan tinggi kolom letusan semakin tinggi yakni teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Agastya Rajendra dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurut Agastya, kolom abu pada erupsi kedua teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Aktivitas tersebut tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 90 detik.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali mengalami erupsi pada pukul 10.42 WIB. Kali ini, kolom letusan teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak, dengan abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu yang mengarah ke barat.

"Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 137 detik," kata Agastya.

Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak erupsi.

Agastya menjelaskan masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak, yang merupakan pusat erupsi.

"Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.

Selain itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut rawan terhadap lontaran batu pijar.

Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang sungai dan lembah yang berhulu di puncak gunung.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," kata Agastya.

(antara/isn)

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK