Jelajahi BDT NEWS

Comeback Gemilang! PSPS Pekanbaru Libas Persiku Kudus 4-1

PEKANBARU – PSPS Pekanbaru tampil perkasa saat menjamu Persiku Kudus dalam lanjutan Liga Pegadaian Championship 2025–2026 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (18/10/2026) sore. Sempat tertinggal lebih dahulu, Askar Bertuah bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 4-1.

goriau.com (Sumber) via GoRiau Berita • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 jam yang lalu
5 menit baca 0

PEKANBARU – PSPS Pekanbaru tampil perkasa saat menjamu Persiku Kudus dalam lanjutan Liga Pegadaian Championship 2025–2026 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (18/10/2026) sore. Sempat tertinggal lebih dahulu, Askar Bertuah bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 4-1.

PSPS memulai pertandingan dengan agresif. Striker asal Brasil, Antonio Gamaroni, langsung mengancam gawang Persiku ketika pertandingan belum genap satu menit. Namun, tembakannya masih mampu ditepis kiper M. Ridwan.

Gamaroni kembali memperoleh kesempatan semenit kemudian melalui tendangan dari luar kotak penalti. Kali ini, Ridwan berhasil mengamankan bola.

Persiku mulai memberikan perlawanan dan memperoleh keuntungan pada menit ke-19. Kiper PSPS, Dicky Agung, melakukan pelanggaran terhadap Mohammad Asad setelah gagal menangkap bola dengan sempurna. Wasit Dandy Surama Torong langsung menunjuk titik putih.

Victor Hugo yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Tendangan keras ke sisi kanan gawang tak mampu dihentikan Dicky, meskipun kiper PSPS itu berhasil membaca arah bola. Persiku unggul 1-0.

PSPS berupaya segera membalas. Asir Aziz sempat lolos dari kawalan pemain bertahan dan berhadapan dengan Ridwan yang maju meninggalkan sarangnya. Namun, upaya Asir melalui bola cungkil belum menemui sasaran.

Tuan rumah kembali mengancam lewat tembakan Matheus Henrique Machado dari luar kotak penalti pada menit ke-35. Bola masih melebar dari gawang.

Persiku bertahan rapat dengan skema low block yang membuat PSPS kesulitan menembus pertahanan. Upaya melalui umpan silang dan kombinasi operan belum menghasilkan peluang bersih.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-43. Berawal dari kesalahan operan pemain Persiku, Matheus Machado mengirimkan umpan mendatar yang menembus celah pertahanan lawan. Asir Aziz menyambut bola dengan tembakan mendatar yang menggetarkan gawang Ridwan.

Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 sekaligus menjadi gol perdana Asir pada musim Liga Pegadaian Championship 2025–2026.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu menambah gol.

Memasuki babak kedua, pelatih PSPS, Akhyar Ilyas, melakukan dua pergantian pemain dengan memasukkan Natanael Siringoringo dan Dimas Wicaksono untuk menggantikan Jenico Rski dan Vieri Donny.

Pergantian tersebut langsung diikuti peningkatan intensitas serangan. PSPS tak membutuhkan waktu lama untuk memperoleh peluang.

Pada menit ke-47, serangan melalui umpan silang kepada Gamaroni berhasil dipatahkan Ridwan. Namun, bola muntah yang mengarah kepada Matheus Machado berujung pelanggaran pemain Persiku di kotak penalti.

Wasit sempat melakukan pemeriksaan melalui Video Assistant Referee (VAR). Setelah peninjauan, keputusan penalti tetap diberikan kepada PSPS.

Gamaroni maju sebagai eksekutor. Striker asal Brasil itu melepaskan tendangan ke sisi kiri dan berhasil mengecoh Ridwan. PSPS berbalik unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi gol kelima Gamaroni pada musim ini.

Keunggulan membuat PSPS semakin percaya diri. Tuan rumah meningkatkan tekanan melalui skema high pressing dan tidak memberikan banyak ruang bagi Persiku untuk mengembangkan permainan.

Pada menit ke-62, Gamaroni mengirimkan operan kepada Dimas Wicaksono yang berada dalam posisi menembak. Namun, penyelesaian Dimas masih melebar.

Persiku sempat mengancam dua menit kemudian. Victor Hugo melakukan tembakan jarak jauh dari sekitar tengah lapangan setelah melihat Dicky Agung berada cukup jauh dari garis gawang.

Dicky bereaksi cepat dengan mundur ke belakang dan berhasil menepis bola. Peluang tersebut gagal mengubah kedudukan.

PSPS semakin menjauh pada menit ke-70. Serangan balik yang dibangun Matheus Machado menghasilkan umpan terobosan kepada Asir Aziz di sisi kiri.

Asir mampu melewati seorang pemain bertahan sebelum mengirimkan umpan silang ke depan gawang. Natanael Siringoringo yang berada dalam posisi ideal hanya perlu memberikan sentuhan untuk mengarahkan bola ke gawang Persiku.

Gol tersebut membawa PSPS unggul 3-1. Bagi Natanael, gol itu menjadi yang kedua pada musim ini. Sementara itu, Asir mencatatkan satu gol dan satu assist dalam pertandingan tersebut.

PSPS kembali melakukan pergantian pemain pada menit ke-74 dengan memasukkan Aulia Ramadhan untuk menggantikan Reza Kusuma.

Dua menit berselang, Gamaroni kembali memperoleh peluang setelah menerima operan Matheus Machado di dalam kotak penalti. Ia melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan gawang, tetapi bola masih melenceng dari sasaran.

Akhyar kembali melakukan penyegaran pada menit ke-81 dengan memasukkan Ilham Fathoni untuk menggantikan Natanael Siringoringo. Empat menit kemudian, Asir Aziz ditarik keluar dan digantikan Alfin Tuasalamony.

Masuknya Alfin menambah variasi serangan PSPS dari sisi sayap kanan. Pergerakannya yang lincah membuat pertahanan Persiku kembali berada di bawah tekanan.

Pada penghujung pertandingan, PSPS melancarkan serangan yang berujung pada gol keempat. Alfin melewati dua pemain lawan sebelum memberikan umpan kunci kepada Aulia Ramadhan. Aulia kemudian meneruskan bola kepada Matheus Machado.

Machado menyelesaikan peluang tersebut dengan sempurna dan memastikan PSPS unggul 4-1.

Gol itu sekaligus melengkapi kemenangan PSPS setelah sempat tertinggal pada babak pertama. Dari ketertinggalan 0-1, Askar Bertuah membalikkan keadaan melalui gol Asir Aziz, Antonio Gamaroni, Natanael Siringoringo, dan Matheus Machado.

Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit. Namun, tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan.

PSPS Pekanbaru pun memastikan kemenangan 4-1 atas Persiku Kudus di hadapan 7.870 penonton yang memadati Stadion Kaharuddin Nasution.

Penampilan Matheus Henrique Machado menjadi salah satu sorotan dalam kemenangan PSPS. Gelandang tersebut terlibat dalam proses terciptanya gol pertama melalui umpan kepada Asir Aziz, berperan dalam serangan yang menghasilkan gol Natanael, serta menutup pertandingan dengan gol keempat.

Machado juga beberapa kali menciptakan peluang melalui distribusi bola dan pergerakannya dalam membangun serangan.

Pada sesi wawancara seusai pertandingan, Machado menjadi pemain yang diwawancarai. Hal itu mengindikasikan bahwa ia menjadi pemain yang mendapat sorotan khusus setelah kemenangan PSPS atas Persiku Kudus.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi PSPS Pekanbaru. Selain mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dahulu, tuan rumah juga menunjukkan efektivitas serangan pada babak kedua untuk memastikan tiga poin di kandang sendiri.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK