Menurut data yang kami peroleh,
SELATPANJANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti membawa sejumlah jadwal strategis dalam Safari Jurnalistik ke Pekanbaru dan Sumatera Barat. Tidak sekadar mempererat kebersamaan, kegiatan ini menjadi momentum mengevaluasi program kerja, memperluas jaringan kemitraan, hingga membahas kesempatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
"Kepulauan Meranti mempunyai potensi wisata dan ekonomi kreatif yang perlu terus diperkenalkan. Kami berkeinginan support insan pers dapat membantu memperluas promosi sehingga destinasi wisata maupun produk kreatif masyarakat semakin dikenal dan mempunyai kesempatan berkembang," jelas Desy.
"PWI wajib terus bergerak meningkatkan kualitas anggotanya. Komunikasi antara pengurus provinsi dan kabupaten menjadi krusial supaya program organisasi berjalan searah, terutama dalam memperkuat profesionalisme dan menjaga marwah pekerjaan wartawan," ujarnya.
"Kami mau Safari Jurnalistik ini memberikan kegunaan nyata bagi organisasi. Selain mempererat kekompakan anggota, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi program, memperluas kemitraan, dan mempersiapkan langkah PWI Meranti ke depan," ujar Wira.
Agenda Safari Jurnalistik bersambung dengan kunjungan ke Gedung Pena PWI Riau di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Jumat (16/10/2026).
"Menjadi bagian dari PWI bukan hanya soal keanggotaan, tetapi juga tanggung jawab menjaga nama baik organisasi dan profesi. Kekompakan wajib terus dipelihara, sementara kualitas dan integritas wartawan tetap menjadi prioritas," ungkap Ahmad Yuliar.
Dia menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan menjadi faktor krusial dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata. Situasi yang kondusif akan memberikan rasa kondusif bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang berkunjung.
Dia berkeinginan semangat kebersamaan tersebut dapat terus terjaga ketika seluruh peserta kembali menjalankan kegiatan publisistik maupun tugas organisasi.
Selama lima hari, rombongan menjalani sejumlah agenda, mulai dari pertemuan bersama PT ITA, wisata alam di Sumatera Barat, konsolidasi dengan pengurus PWI Provinsi Riau, hingga obrolan bersama Kapolres Kepulauan Meranti dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Sementara itu, Wira Saputra menegaskan bahwa setiap program organisasi perlu dievaluasi supaya pelaksanaannya semakin terarah dan memberikan kegunaan bagi anggota.
Pertemuan tersebut difokuskan pada pertimbangan realisasi program kerja PWI Kepulauan Meranti yang mendapat support dari KKKS tersebut. Selain meninjau kegiatan yang telah terlaksana, kedua pihak juga membahas kesempatan keberlanjutan kerja sama pada 2027.
Ketua PWI Kepulauan Meranti, Wira Saputra, mengatakan Safari Jurnalistik dirancang bukan sekadar perjalanan bersama, melainkan menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi dan membangun hubungan yang lebih produktif dari internal hingga partner eksternal.
Safari Jurnalistik yang berlangsung pada 13-17 Oktober 2026 tersebut melibatkan lebih dari 20 peserta, terdiri atas pengurus, anggota, dan simpatisan PWI Kepulauan Meranti.
Wira menilai hubungan internal yang solid menjadi salah satu kunci keberhasilan organisasi. Menurutnya, program kerja akan sulit berjalan maksimal tanpa support dan keterlibatan seluruh anggota.
Dalam kesempatan itu, Desy menjelaskan bahwa dirinya hadir mewakili Kepala Disporapar Kepulauan Meranti, Syaiful Bakhri, yang berhalangan mengikuti pertemuan tersebut.
Ketua PWI Meranti, Wira Saputra, menyambut positif pembahasan tersebut. Menurutnya, insan pers dapat mengambil peran melalui pemberitaan yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengangkat potensi daerah secara konstruktif.
Diskusi berlangsung dengan pembahasan terkait peran strategis pers, kepolisian, dan pemerintah daerah dalam memperkenalkan potensi Kepulauan Meranti kepada masyarakat luas.
Sementara itu, Wira Saputra menyebut kunjungan tersebut memberikan banyak masukan bagi PWI Kepulauan Meranti, khususnya dalam menyusun program peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Diskusi Santai, Bahas Potensi Kepulauan Meranti
"Kami melihat masih banyak potensi Kepulauan Meranti yang bisa diperkenalkan lebih luas. Melalui karya publisistik yang berkualitas, pers dapat membantu mengangkat kekayaan daerah sekaligus mendorong perhatian terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.
Menurutnya, pemberitaan terkait potensi daerah dapat menjadi salah satu sarana memperkenalkan Kepulauan Meranti kepada masyarakat di luar daerah tersebut.
"Kami mau PWI Meranti terus berkembang, baik dari sisi organisasi maupun kompetensi anggotanya. Karena itu, masukan dan pengalaman dari pengurus PWI Riau menjadi bekal krusial untuk menyusun program yang lebih baik," tuturnya.
Penasihat PWI Kepulauan Meranti, Ahmad Yuliar, turut mengingatkan pentingnya menjaga integritas pekerjaan di tengah upaya membangun organisasi yang semakin solid.
Menurutnya, promosi tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan pemerintah daerah. Dukungan media diperlukan untuk memperkenalkan destinasi wisata, keunikan budaya, serta produk kreatif masyarakat.
Salah satu perhatian utama ialah perlunya memperkuat promosi destinasi wisata dan produk ekonomi kreatif lokal supaya mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Media Relations PT EMP PT ITA, Muhammad Hansardi, menyambut baik kunjungan tersebut. Dia menilai komunikasi yang selama ini terbangun menjadi modal krusial dalam menjaga hubungan kemitraan antara perusahaan dan organisasi wartawan.
Setelah menuntaskan seluruh jadwal Safari Jurnalistik di Pekanbaru dan Sumatera Barat, rombongan yang terdiri atas lebih dari 20 pengurus, anggota, penasehat dan simpatisan PWI Kepulauan Meranti kembali ke Selatpanjang pada Sabtu (17/10/2026).
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, menilai koordinasi antara pengurus provinsi dan kabupaten perlu terus diperkuat, terutama dalam menghadapi tantangan bumi publisistik yang semakin berkembang.
Selama berada di Sumatera Barat, rombongan menginap di homestay. Suasana kebersamaan dimanfaatkan untuk berbincang santai, bertukar pengalaman, dan memperkuat komunikasi antarpeserta.
Bertemu Pengurus PWI Riau, Profesionalisme Wartawan Jadi Perhatian
"Kekompakan tidak bisa dibangun hanya melalui rapat formal. Kebersamaan seperti ini juga krusial supaya pengurus dan personel semakin dekat, saling memahami, dan mempunyai semangat yang sama untuk membesarkan PWI Meranti," katanya.
Karena itu, hubungan kemitraan dengan beragam pihak diharapkan mampu menghasilkan kerja sama yang positif tanpa mengurangi kegunaan pers sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Adi menilai pers mempunyai peran krusial dalam membangun gambaran positif daerah melalui penyampaian informasi yang akurat, menarik, dan berimbang.
Wisata Alam Sumbar, Pererat Solidaritas Pengurus dan Anggota
"Pers mempunyai peran krusial dalam membangun gambaran daerah melalui informasi yang jeli dan bertanggung jawab. Kepolisian tentu mendukung pengembangan pariwisata dengan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat supaya tetap kondusif," ujar Gede.
Usai menjalankan jadwal di Pekanbaru, rombongan PWI Kepulauan Meranti bertolak menuju Sumatera Barat pada Rabu (14/10/2026).
Raja Isyam juga menekankan pentingnya organisasi menjadi wadah pengembangan kapasitas wartawan, bukan sekadar tempat berhimpun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan bersama PT ITA di Candu Kuphi, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Selasa (13/10/2026) sore.
Wira menegaskan, support terhadap pembangunan daerah wajib tetap berjalan seiring dengan independensi dan profesionalisme wartawan.
Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam tersebut dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Ketua PWI Meranti Wira Saputra, serta Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Meranti, Desy Mustika Sandra.
"Saya hadir mewakili Kepala Disporapar Kepulauan Meranti, Bapak Syaiful Bakhri, yang berhalangan hadir. Namun, hal tersebut tidak mengurangi komitmen kami untuk terus membangun kerja sama dengan insan pers dan beragam pihak dalam memajukan pariwisata serta ekonomi kreatif daerah," ujar Desy.
Rombongan disambut langsung Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, didampingi Sekretaris N. Doni Dwi Putra, Wakil Ketua Bidang Organisasi Bambang Irawan Syahputra, serta Wakil Sekretaris Jinto Lumban Gaol.
Sementara itu, Desy Mustika Sandra menilai Kepulauan Meranti mempunyai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang masih perlu dipromosikan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Perjalanan wisata alam yang berlangsung hingga Kamis (15/10/2026) itu menjadi kesempatan bagi pengurus, anggota, penasehat dan simpatisan untuk membangun hubungan lebih dekat di luar rutinitas pekerjaan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang obrolan terkait penguatan kelembagaan, sasaran organisasi, peningkatan kompetensi wartawan, serta penyelarasan program kerja antara PWI kabupaten dan provinsi.
"Program yang sudah berjalan baik tentu wajib dipertahankan, sedangkan yang masih mempunyai kekurangan perlu diperbaiki. Kami berkeinginan komunikasi dengan partner terus bersambung sehingga program PWI Meranti pada 2027 dapat dipersiapkan lebih matang," jelasnya.
Agenda berikutnya mempertemukan rombongan PWI Kepulauan Meranti dengan Kapolres Kepulauan Meranti dan perwakilan Disporapar dalam sebuah obrolan di Hotel New Hollywood, Jalan Kuantan Raya, Pekanbaru, Jumat (16/10/2026) sore.
Dia juga menilai kerja sama lintas sektor menjadi salah satu langkah krusial dalam mendorong pelaku ekonomi kreatif supaya mampu meningkatkan daya saing produk lokal.
"Kami menyambut baik silaturahmi dan komunikasi yang terus dibangun PWI Kepulauan Meranti. Harapannya, hubungan positif ini tetap terjaga dan membuka kesempatan kerja sama yang bermanfaat serta berkelanjutan," ungkap Hansardi.
Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini.