Jelajahi BDT NEWS

Serunya Senam Jantung Sehat di CFD, Warga Bisa Cek Tensi hingga Kolesterol Gratis

Antusias ikuti Senam Jantung Sehat di CFD Jakarta, warga manfaatkan pemeriksaan gratis untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan jantung.

health.detik.com (Sumber) via Detik Health • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 jam yang lalu
2 menit baca 0

Jakarta —

Car Free Day di depan Wisma Indocement, Jakarta, Minggu (18/10/2026), kedatangan puluhan warga yang ingin menjaga kesehatan jantung mereka. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) gelar Senam Jantung Sehat bekerja sama dengan Le Minerale dalam kegiatan ini.

Peserta tidak hanya diajak bergerak bersama melalui senam, tetapi juga diberikan kesempatan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol.

Ramdhan Wahyudi (36), salah satu peserta, mengaku awalnya sekadar melihat keramaian di lokasi sebelum memutuskan untuk bergabung.

"Saya lihat ada kerumunan orang banyak di sini, akhirnya ikut join. Terutama kita bisa ikut senam buat sehat untuk diri kita," kata Ramdhan kepada BeritaDuniaTerbaru.com.

Ia menilai kegiatan ini menarik karena menggabungkan aktivitas fisik dengan pemantauan kondisi kesehatan. Rangkaian acara juga dilengkapi pembagian hadiah melalui lucky draw yang menambah suasana meriah.

Ramdhan menekankan pentingnya kesadaran terhadap kesehatan jantung, terutama di kalangan usia produktif.

"Penyakit jantung bukan hanya untuk orang tua. Banyak anak muda yang sudah terkena serangan jantung bahkan dari umur 30," katanya.

Ia menambahkan, pemeriksaan rutin diperlukan untuk memastikan kondisi tubuh tetap dalam batas normal.

"Minimal kita cek gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Harus normal semua, harus bagus. Jangan sampai ada yang over," pesan Ramdhan.

Secara medis, tekanan darah tinggi meningkatkan beban kerja jantung dan merusak pembuluh darah. Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang juga berisiko merusak pembuluh darah dan memicu penyakit kardiovaskular.

Selain itu, kolesterol jahat yang menumpuk dapat membentuk plak di dinding pembuluh darah. Jika penyempitan terjadi pada pembuluh yang supplying darah ke jantung, risiko serangan jantung meningkat.

Pemeriksaan kesehatan menjadi penting karena penyakit kardiovaskular sering disebut silent killer karena umumnya tidak menunjukkan gejala awal. Hasil pemeriksaan yang tidak normal perlu ditindaklanjuti dengan konsultasi tenaga kesehatan.

Ramdhan berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri.

"Kita harus aware terhadap diri sendiri untuk terhindar dari penyakit jantung," katanya.

Lewat kegiatan ini, peserta diajak membangun kebiasaan hidup aktif, menjaga pola makan seimbang, dan memantau kondisi kesehatan secara rutin sebagai bagian dari upaya preventif menjaga kesehatan jantung.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK