Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti salah satu permasalahan utama yang kerap menghambat kerja sama antarinstitusi, yakni ego para pemimpin.
Menurut Pramono, hal tersebut pernah dirinya alami secara langsung, terutama saat awal menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Salah satu problem utama kita itu kan eganya pemimpin," kata Pramono dalam Pidatonya saat meresmikan Masjid Apung An-Nur di Jakarta Utara, Jumat (16/10).
Pramono mengenang, saat itu dia memiliki rencana untuk menyambungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol. Namun, niat tersebut terkendala oleh minimnya komunikasi antara pihak yang bertanggung jawab atas masing-masing kawasan.
"Dulu antara Dirut JIS sama Dirut Ancol, ketemu ngomong aja nggak bisa. Ketemu ngomong aja nggak bisa. Sampai saya bilang, 'Kenapa nggak bisa ketemu ngomong dan memecahkan persoalan?'" papar Pramono.
Setelah hubungan komunikasi keduanya membaik, berbagai persoalan akhirnya berhasil diselesaikan. Pramono mencontohkan keberhasilan pelaksanaan konser musik besar seperti The Weeknd dan Avenged Sevenfold di JIS yang berlangsung lancar berkat dukungan parkir di kawasan Ancol serta ketersediaan berbagai moda transportasi umum.
Atas capaian itu, Pramono menyampaikan apresiasi kepada pimpinan JIS dan PT Pembangunan Jaya Ancol yang kini telah bisa bekerja sama dengan baik.
"Dulu ketemu aja nggak bisa tuh. Saya juga nggak habis pikir, ketemu aja nggak bisa. Ya untungnya gubernurnya agak-agak gampang ketemu siapa sajalah gitu," katanya.