BeritaDuniaTerbaru.com, PURWOKERTO — Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Purwokerto menggelar Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) VIII bertajuk Baturaden 2.0 di Java Heritage Hotel, Sabtu (17/10/2026). Acara yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu (18/10/2026) ini mengambil tema "Sinergi Ilmu Penyakit Dalam untuk Pelayanan Komprehensif Berbasis Bukti."
Forum ilmiah itu ditujukan sebagai sarana pembaruan pengetahuan dan keterampilan klinis bagi dokter umum serta dokter spesialis lintas bidang. Fokus utamanya adalah memperkuat pelayanan bagi pasien dengan kondisi kompleks, termasuk mereka yang menghadapi beberapa penyakit sekaligus.
Sepanjang penyelenggaran, panitia menyediakan sembilan simposium, tiga lokakarya, serta sesi diskusi bersama pakar atau Meet the Expert. Pembahasan mencakup penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes dan obesitas, gangguan paru, penyakit ginjal, saluran cerna dan hati, kanker, infeksi tropis, hingga penyakit reumatik dan autoimun.
Sejumlah persoalan yang dekat dengan praktik pelayanan sehari-hari juga menjadi sorotan. Di antaranya hipertensi yang sulit terkontrol, tata laksana diabetes, gangguan paru pascatuberkulosis, kegawatan elektrolit, perdarahan saluran cerna, serta sepsis. Para peserta mendapat kesempatan memperbarui pemahaman mengenai pilihan terapi dan penerapan bukti ilmiah dalam pengambilan keputusan klinis.
Ketua PAPDI Cabang Purwokerto, dr Rachmad Aji Saksana, MSc, SpPD, SubspPMK(K), FINASIM, dalam pengantar kegiatan menekankan pentingnya pembaruan pengetahuan dan penguatan penalaran klinis seiring perkembangan ilmu kedokteran. Ia menilai kolaborasi antardokter menjadi bagian krusial dalam menangani pasien dengan kebutuhan pelayanan yang kompleks.
Kegiatan yang diketuai dr Gede Perdana Putera, SpPD, SubspR(K), MBiomed ini diharapkan membantu peserta menerapkan pengetahuan terbaru dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas hidup pasien. Pertemuan tersebut sekaligus membuka ruang berbagi pengalaman serta memperkuat jejaring profesional antarpeserta.
Selain agenda ilmiah, Baturaden 2.0 menghadirkan pameran dari perusahaan farmasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal Purwokerto. Pameran berlangsung seiring dengan penyelenggaran acara.
Pembukaan pada Sabtu pagi itu dihadiri lebih dari 250 peserta. Dalam sesi pembukaan, hadir memberikan sambutan antara lain Ketua panitia dr Gede Perdana Putera dan Ketua PAPDI Purwokerto dr Rachmad Aji Saksana.