Jelajahi BDT NEWS

Kebakaran di Way Kambas Sulit Padam, Ini Penyebabnya

BPBD Lampung Timur terus berupaya memadamkan api dengan dukungan personel dan peralatan khusus.

liputan6.com (Sumber) via Liputan6 Regional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 3 jam yang lalu
2 menit baca 0

BPBD Lampung Timur mengungkapkan kebutuhan peralatan pendukung menjadi tantangan utama dalam upaya memadamkan kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Petugas lapangan memerlukan selang khusus berjarak panjang dan bercabang untuk menjangkau titik-titik api yang terisolasi.

Coordinator Pengendalian Operasi BPBD Lampung Timur, Ridwan, mengakui pasokan selang standar di lokasi kejadian tergolong memadai. Namun, ia menilai petugas tetap membutuhkan selang dengan spesifikasi khusus, serupa dengan yang digunakan dalam penanganan kebakaran hutan di Kalimantan.

"Kalau selang sih sudah banyak menurut saya. Cuma yang tipe selang khusus mungkin, seperti di Kalimantan," jelas Ridwan.

Selain selang khusus, kebutuhan lain yang turut menjadi perhatian yakni sumber air alternatif dari sumur bor serta armada helikopter water bombing. Peralatan tersebut dinilai krusial untuk mengalirkan air dari armada tangki, pompa alkon, maupun kempa penampungan menuju titik-titik yang tak terjangkau kendaraan.

Kebakaran hutan di TNWK diperkirakan telah membakar puluhan hektare lahan. Data di lapangan menyebutkan sekitar 10 hektare di Resort Susukanbaru dan 28 hektare di Resort Cabang Dua Bungur turut terdampak.

Ridwan menyebut rentetan kebakaran hutan yang terjadi sejak 22 Agustus 2026 ini masih memicu kemunculan titik api baru. Mengenai dugaan penyebab, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan, kini tengah dalam proses penanganan oleh pihak kepolisian.

"Untuk penentuan penyebab kebakaran, termasuk dugaan adanya unsur kesengajaan, merupakan kewenangan aparat penegak hukum," tegas Ridwan.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK