Jelajahi BDT NEWS

Namu Balai Kota Hadirkan Layanan Paspor hingga Perpanjangan SIM

Warga Jakarta kini bisa mengurus paspor hingga memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui layanan yang dihadirkan dalam program Namu Balai Kota.

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Nasional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 13 jam yang lalu
3 menit baca 0

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com — Pemrov DKI Jakarta menghadirkan program Namu Balai Kota yang memungkinkan warga mengurus paspor hingga memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus menuju instansi terpisah.

Program ini membuka akses ke sejumlah layanan publik di kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, sekaligus menghadirkan tur gedung dan berbagai kegiatan bagi masyarakat. Pemerintah berharap langkah ini dapat mendekatkan fasilitas pemerintahan kepada warga.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan, melalui Namu Balai Kota warga dapat mengakses langsung layanan imigrasi untuk pengurusan paspor, Samsat untuk administrasi kendaraan, hingga layanan perizinan dan perbankan.

"Di sini ada imigrasi, bisa bikin paspor. Tadi bahkan ada teman kita dari Sumatera Utara, KTP-nya Medan, dia bikin paspor di sini, karena kan imigrasi di mana-mana sudah online," tutur Rano dalam konferensi pers seusai peluncuran program, Sabtu (17/10).

Selain layanan terkait paspor, warga juga bisa memanfaatkan SIM Keliling dari Ditlantas PMJ dan Samsat Keliling dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Tersedia pula layanan perizinan berusaha dan pembukaan rekening Bank Jakarta.

Rano memastikan program Namu Balai Kota akan berlangsung setiap dua minggu sekali sepanjang 2026. Pemerintah akan melakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangan dan kemungkinan penyesuaian jadwal di tahun berikutnya.

"Yang pasti kita evaluasi apa kekurangannya. Tapi saya bersyukur, bukan hanya Balai Kota, tapi semua instansi terlibat," lanjut dia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi menjelaskan, Namu Balai Kota dirancang agar kompleks Balai Kota dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk pada akhir pekan ketika sejumlah ruang biasanya tidak digunakan.

"Namu Balai Kota ini merupakan membuka pintu-pintu ruang Balai Kota sebagai ruang publik bagi warga untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahannya, dan dipakai untuk kebutuhan masyarakat Kota Jakarta," terang Marulina.

Menyadur informasi dari situs jakarta.go.id, selain fasilitas pengurusan paspor, SIM, dan Samsat, program ini juga menyediakan perpustakaan keliling, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, serta layanan perizinan berusaha. Warga dapat mengikuti pemilahan sampah, membuka rekening Bank Jakarta, hingga mengikuti pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan.

Program ini telah menjalani uji coba pada 3 Oktober 2026. Sekitar 300 pengunjung tercatat mendaftar melalui aplikasi JAKI dan situs jakarta.go.id. Pendaftaran dilakukan untuk mendata pengunjung sekaligus menjaga kualitas infrastruktur kompleks Balai Kota yang merupakan bangunan bersejarah.

Di luar layanan publik, warga bisa mengikuti tur kompleks Balai Kota dari pendopo hingga Blok G serta mengenal sejarah bangunan yang diperkirakan berdiri sejak 1890 melalui pemandu profesional.

Anak-anak juga berkesempatan mencoba menjadi reporter melalui program Kids on Air di Studio Berita Jakarta. Hasil kegiatan mereka akan ditayangkan melalui kanal YouTube Berita Jakarta DKI.

Ruang Pola di lantai dua dapat digunakan komunitas film untuk pemutaran film. Namu Balai Kota turut menghadirkan Community Playground dan Community Stage untuk berbagai kegiatan warga, termasuk pertunjukan musik dan permainan tradisional.

Pelaksanaan program melibatkan Himpunan Pramuwisata Indonesia, Abang None, organisasi perangkat daerah, serta sejumlah lembaga terkait. Informasi mengenai kegiatan dan kunjungan dapat diakses melalui situs smartcity.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK