Jelajahi BDT NEWS

Daftar Daerah yang Masih Dibekap Kabut Asap Hari Ini

BMKG merilis wilayah di Indonesia yang dikepung kabut asap akibat kebakaran hutan. Kualitas udara di beberapa daerah terdeteksi berbahaya.

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Nasional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 13 jam yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut puluhan wilayah di Indonesia masih terjangkau kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pantauan dilakukan berdasarkan data citra satelit Himawari 9 per Sabtu, 17 Oktober, pukul 08.00 WIB.

BMKG mendeteksi sebaran kabut asap membentang dari berbagai wilayah di Sumatera, Banten, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Asap ini terpantau melalui metode RGB yang melibatkan data arah dan kecepatan angin lapisan 1000 milibar serta pendeteksian titik panas berbasis Geohotspot.

Tak hanya di dalam negeri, kabut asap juga telah menyebar melampaui batas negara. BMKG mencatat fenomena transboundary haze menjangkau Malaysia, Singapura, dan Papua Nugini.

Berikut wilayah-wilayah di Indonesia yang terdampak kabut asap pada hari tersebut:

  1. Sumatera Utara
  2. Sumatera Barat
  3. Riau
  4. Jambi
  5. Kepulauan Riau
  6. Bengkulu
  7. Kepulauan Bangka Belitung
  8. Sumatera Selatan
  9. Lampung
  10. Banten
  11. Kalimantan Barat
  12. Kalimantan Tengah
  13. Kalimantan Selatan
  14. Kalimantan Timur
  15. Kalimantan Utara
  16. Sulawesi Barat
  17. Sulawesi Selatan
  18. Sulawesi Tenggara
  19. Sulawesi Tengah
  20. Maluku
  21. Maluku Utara
  22. Papua Barat Daya
  23. Papua Barat
  24. Papua Tengah
  25. Papua Pegunungan
  26. Papua Selatan

Sedikitnya 26 wilayah di tanah air tercatat masih dibekap kabut asap berdasarkan pantauan BMKG.

Untuk sebaran lintas negara, BMKG mencatat tiga koridor utama transboundary haze. Pertama, asap dari Sumatera bergerak menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura. Kedua, asap dari Kalimantan menyebar ke Semenanjung Malaysia, Sarawak, dan Singapura. Ketiga, asap dari Papua Nugini melintasi batas ke wilayah Papua Selatan.

Selain memetakan wilayah terdampak, BMKG juga merilis data kualitas udara pada waktu yang sama. Dua wilayah di Kalimantan Tengah, yakni Pangkalanbun dan Palangkaraya, masuk kategori berbahaya berdasarkan konsentrasi partikulat PM2.5.

Ambang batas berbahaya tercapai ketika konsentrasi PM2.5 melampaui 250,5 mikrogram per meter kubik. Pada pantauan hari itu, Palangkaraya mencatatkan angka tertinggi dengan konsentrasi 374,8 mikrogram per meter kubik. Disusul Palangkaraya di posisi kedua dengan 342,8 mikrogram per meter kubik.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK