Jelajahi BDT NEWS

Bupati Klaten Diduga Terima Setoran dari Tambang sampai Potongan Upah

KPK mengungkap dugaan penerimaan uang oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dari berbagai sumber

liputan6.com (Sumber) via Liputan6 News • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 1 hari yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan penerimaan setoran oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dari berbagai pihak. Setoran tersebut tercatat berasal dari sektor pertambangan hingga potongan upah pegawai.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan menghasilkan lima klaster dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.

Dalam salah satu klaster yang terungkap, HWI diduga menerima uang sebesar Rp245 juta dari kegiatan pertambangan galian C pada 2026. Uang itu disebut mengalir untuk membiayai sejumlah kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

"HWI diduga menerima uang sebesar Rp245 juta dari Paguyuban Tambang yang diketuai Legiman selaku pihak swasta. Uang tersebut diserahkan melalui Hanaku Agani Sadewo (HAS) selaku pihak swasta atau adik dari Bupati," kata Taufik dalam konferensi pers, Jumat (3/7/2026).

Taufik menambahkan, sejak memangku jabatan sebagai Bupati Klaten, HWI juga disebut menerima setoran secara rutin dari badan layanan umum daerah (BLUD), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Total setoran itu disebut mencapai sekurang-kurangnya Rp1,8 miliar sejak 2025 hingga saat ini.

Rincian setoran rutin tersebut adalah sebagai berikut:

  • Rp30 juta per bulan dari PDAM.
  • Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan dari PT Aneka Usaha Perseroda.
  • Rp30 juta per bulan dari BPR Klaten.
  • Rp15 juta hingga Rp20 juta dari RSUD Bagas Waras.
Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK