BeritaDuniaTerbaru.com — Asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sempat menyelimuti wilayah Jakarta mulai menjauh dari kawasan Jabodetabek. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan tidak berdampak signifikan terhadap kualitas udara di permukaan.
Hasil pemantauan citra satelit pada Jumat (16/10/2026) menunjukkan asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek. Namun, BMKG terus memantau dinamika atmosfer dan menyampaikan informasi terkini sebagai dasar bagi masyarakat untuk mengambil langkah antisipatif.
Meskipun sebaran asap mulai menjauhi Jabodetabek, data kualitas udara masih menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kemayoran, Jakarta, berkisar 46,7–109,7 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut berada pada rentang kategori sedang hingga tidak sehat.
Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dari Kementerian Lingkungan Hidup juga menunjukkan kualitas udara di sejumlah titik Jakarta bervariasi dari kategori baik hingga tidak sehat, dengan PM2.5 sebagai parameter kritis.
"ISPU di Marunda tercatat 49 atau baik, Tanah Abang 60 atau sedang, Kelapa Gading 103 atau tidak sehat, Menteng 116 atau tidak sehat, dan Kebun Jeruk 120 atau tidak sehat," terang Guswanto, narasumber dari BMKG.