Jelajahi BDT NEWS

Alasan Mendikdasmen Terapkan Kebijakan Tak Naik Kelas Lagi

Mendikdasmen mengungkapkan alasan penerapan kembali kebijakan tidak naik kelas yang rencananya bakal resmi diberlakukan pada tahun ajaran 2027/2028.

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Nasional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 2 jam yang lalu
2 menit baca 0

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com --

Minister Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti membeberkan alasan di balik rencana penerapan kebijakan tidak naik kelas secara otomatis, yang dijadwalkan resmi berlaku pada tahun ajaran 2027/2028.

Menurut Mu'ti, kebijakan ini diharapkan mampu mendorong motivasi belajar peserta didik, meningkatkan penguasaan materi akademik, serta membangun karakter dan mental siswa yang lebih kuat.

Mu'ti menilai capaian akademik siswa saat ini masih perlu terus ditingkatkan agar mereka lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam mekanisme evaluasi kenaikan kelas mendatang, lanjut Mu'ti, pertimbangan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik atau penguasaan materi pelajaran. Perkembangan karakter siswa juga akan dijadikan salah satu aspek utama dalam menentukan kelulusan seorang peserta didik.

"Melalui kebijakan tidak naik kelas secara otomatis, pemerintah berharap peserta didik lebih termotivasi untuk belajar, meningkatkan penguasaan materi, serta membangun karakter dan mental yang kuat," terang Abdul Mu'ti di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (17/10).

Ia menambahkan, rencana ini telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dan telah memperoleh persetujuan. Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan baru terkait penjurusan peserta didik.

"Sekarang ini kami sudah melakukan proses pengkajian dan insya Allah tahun ajaran baru 2027/2028 akan mulai diberlakukan," sebut Mu'ti.

Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah masih sibuk merampungkan penyusunan peraturan minister serta petunjuk teknis sebagai pedoman dan landasan hukum pelaksanaan kedua kebijakan tersebut sebelum diterapkan secara resmi.

Menyoal wacana sekolah gratis yang sebelumnya digaungkan Presiden Prabowo, Mu'ti menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan nasional.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK