Dalam perkembangan terbaru yang kami liput,
Jakarta -
Posko dukungan tersebut rencananya bakal didirikan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
"Jika menurut kalian saya tetap dianggap kurang peka, tidak masalah. Kalian berwenang mempunyai pendapat sendiri," tegasnya.
Lewat akun Threads miliknya, Tasya mengungkapkan rencananya membangun posko dukungan berupa ruang aman asap. Rencana ini disampaikan usai dirinya sempat menuai kritik dari netizen yang menganggapnya tone deaf atau kurang peka terhadap situasi musibah tersebut.
(pig/pus)
"Bismillah semoga lancar pembuatan posko dukungan ruang aman asap di Kalimantan," tulis Tasya Farasya dikutip dari Threads, Minggu (18/10/2026).
Fasilitas ini ditujukan sebagai tempat bernaung bagi masyarakat dari bahaya paparan kabut asap pekat, khususnya untuk kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, hingga lansia.
Posko ditargetkan siap beroperasi dan bisa digunakan penduduk mulai 23 Oktober 2026.
Tasya tak ambil pusing jika masih ada pihak yang menilainya negatif. Ia memilih untuk tetap menghargai berbagai perspektif pandang netizen.
Selebgram Tasya Farasya mengambil langkah untuk membantu penduduk yang terdampak musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.
"Saya melakukan ini karena saya peduli, bukan karena membutuhkan pengakuan dari kalian," lanjutnya.
"Semua yang saya lakukan berangkat dari kepedulian yang tulus," tegas Tasya.
Ia menuturkan bahwa langkah ini di ambil bukan demi mengincar pujian atau pengakuan dari publik, melainkan murni untuk membantu sesama yang sedang kesulitan.
Lewat unggahan terpisah, mantan istri Ahmad Assegaf ini juga menanggapi tenang berbagai kritik yang sempat ditujukan kepadanya. Ibu dua anak tersebut menegaskan bahwa tindakan sosial yang ia jalankan murni didasari rasa kepedulian yang tulus.
Berdasarkan catatan kami, informasi ini penting untuk diketahui masyarakat luas.