Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com --
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) António Guterres tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu (17/10) malam. Kedatangannya menandai lawatan perdana pimpinan PBB pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Guterres disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir bersama jajaran pejabat Indonesia dan perwakilan PBB di Terminal VVIP. Upacara penyambutan dilaksanakan dengan prosedur kenegaraan lengkap, termasuk passes-nya jajar kehormatan.
Kunjungan resmi dijadwalkan berlangsung hingga Senin (19/10). Selama di Indonesia, Sekjen PBB memiliki sejumlah agenda penting, di antaranya pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo serta kunjungan kerja ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sekretariat Presiden menyampaikan bahwa agenda ini menjadi momentum krusial bagi hubungan diplomatik kedua pihak di tengah eskalasi dinamika dunia. "Kunjungan ini berlangsung di tengah berbagai tantangan global yang membutuhkan dialog dan kerja sama antarnegara. Pertemuan dengan Presiden Prabowo akan menjadi kesempatan bagi Indonesia dan PBB untuk memperkuat komunikasi serta bertukar pandangan mengenai persoalan yang menjadi perhatian bersama," bunyi keterangan resmi Sekretariat Presiden.
Wakil Juru Bicara Sekjen PBB Farhan Haq menambahkan bahwa selain bertemu Kepala Negara, Guterres bakal memberikan penghormatan khusus bagi para prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia. "Di PMPP TNI, Sekretaris Jenderal juga akan bertemu dengan prajurit yang akan ditugaskan bersama misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA)," terang Farhan Haq.
Selama berkediaman di Jakarta, Sekjen PBB juga dijadwalkan menyampaikan pidato bertema masa depan multilateralisme di Gedung Kementerian Luar Negeri RI. Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana belum merinci jadwal pasti serta lokasi pastinya pertemuan antara Presiden Prabowo dan Guterres.