Jelajahi BDT NEWS

RI dan Rusia Perluas Kerja Sama Industri Perkapalan hingga Penerbangan

Kerja sama Indonesia-Rusia diperluas ke sektor perkapalan, penerbangan, investasi, dan industri untuk membuka peluang bisnis baru.

liputan6.com (Sumber) via Liputan6 Bisnis • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 13 jam yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com, Bogor — Indonesia dan Rusia menjajaki penguatan kerja sama di sektor industri perkapalan dan penerbangan. Kedua negara memandang kedua sektor strategis itu sebagai jembatan untuk membuka peluang investasi, memperluas kemitraan bisnis, serta meningkatkan kapasitas industri nasional.

Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov di Bogor.

Airlangga menyatakan, Indonesia dan Rusia memiliki potensi besar untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

"Kami berkomitmen untuk mendorong peningkatan perdagangan dan investasi, memperluas kemitraan antarpelaku usaha, serta memastikan berbagai peluang kerja sama dapat ditindaklanjuti menjadi langkah-langkah konkret yang memberikan manfaat bagi kedua negara," tutur Airlangga dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).

Pertemuan itu juga membahas pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas industri. Kedua negara berharap penjajakan di sektor strategis dapat berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi industri nasional.

Pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok pada September 2026, serta hasil Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia di Kazan pada Mei 2026.

Hubungan ekonomi kedua negara menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, nilai perdagangan Indonesia-Rusia tercatat mencapai 4,84 miliar dolar AS, meningkat sekitar 21,6 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 3,98 miliar dolar AS.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK