Jakarta —
Ekonomi Malaysia tumbuh 5,3% pada kuartal III-2026. Angka ini tercatat lebih rendah dibandingkan kuartal II-2026 yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 6%.
Menurut data Departemen Statistik Malaysia yang dirilis Sabtu (17/10/2026), pertumbuhan pada kuartal ketiga itu didorong oleh sektor jasa yang melonjak 5,4%, aktivitas manufaktur tumbuh 7,5%, serta didukung oleh industri yang berorientasi pada ekspor.
Sektor konstruksi juga berkontribusi positif dengan pertumbuhan 6%, yang sebagian besar didukung oleh meningkatnya proyek pembangunan pusat data (data center). Sebaliknya, sektor pertambangan mengalami kontraksi sebesar 4,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka pertumbuhan quarter III-2026 ini masih sesuai dengan proyek pemerintah. Otoritas Malaysia sebelumnya telah memperkirakan ekonomi kuartal ketiga bakal tumbuh di kisaran 4,8% hingga 5,3%.
Mengenai prospek ke depan, pertumbuhan ekonomi Malaysia pada 2027 diperkirakan berada di rentang 4,2% hingga 5,2%.