Seperti yang terungkap dalam investigasi kami,
Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com --
Berdasarkan keterangan dari pihak pengacara sanak saudara korban, korban yang merupakan personel Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri itu bernama Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai. Sedangkan pelakunya disebut bernama Bharada Andika Rahmadani.
Atas dasar itu, ia meminta penyidik wajib mengungkap secara terang siapa saja yang terlibat dan motif di kembali dugaan kasus pembunuhan berencana tersebut.
Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dilaporkan tengah memproses hukum personel berinisial AR atas kasus dugaan pembunuhan terhadap personel lainnya berinisial LVFL.
Pengacara sanak saudara korban, Petrus Bala Pattyona, meminta kepolisian membuka seterang-terangnya perkara ini.
Bahkan, lanjut dia, dari info yang didapatkannya, polisi sudah menyita senjata tajam berupa sangkur dan senjata api.
"Tidak mungkin satu orang bisa menggunakan tiga senjata pada saat yang bersamaan," ungkap Petrus.
"Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penyidik terus mendalami rangkaian peristiwa tersebut guna mengungkap kebenaran dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Budhi Hermanto melalui keterangan tertulis, Minggu (18/10).
Budhi mengatakan Polda Metro Jaya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Bharatu LVFL selaku personel Ditpoludara dalam peristiwa penembakan di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (16/10) sekitar pukul 05.30 WIB.
(ryn/rds)
"Kami berharap kasus ini dibuka seterang-terangnya, siapa pelakunya dan apa motivasinya. Ini kasus pembunuhan berencana, dan kemungkinan tidak dilakukan satu orang," kata Petrus pada Minggu (18/10).
Menurutnya, kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan terhadap korban oleh juniornya tersebut diduga telah direncanakan.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya salah satu personel Polri. Semoga sanak saudara yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," imbuhnya.