Makassar, BeritaDuniaTerbaru.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi mencalonkan diri sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan. Keputusannya itu diambil setelah dirinya terlebih dahulu mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Maju sebagai kandidat tunggal, Appi mengklaim mendapatkan dukungan dari 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat di tingkat kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Dukungan tersebut menjadi landasan pencalonannya dalam Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober.
"Alhamdulillah, Ketua DPC 24 kabupaten dan kota hadir pada kesempatan ini," kata Sekretaris DPD Demokrat Sulawesi Selatan, Haidar Majid, Minggu (18/10).
Dalam proses pendaftaran, Appi mengembalikan formulir bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulawesi Selatan. Haidar memastikan berkas persyaratan pencalonan yang diserahkan telah melewati pemeriksaan oleh panitia dan dinyatakan lengkap.
"Setelah dilakukan pengecekan berkas bapak Munafri Arifuddin, berkas dinyatakan lengkap," jelas Haidar.
Selain dukungan dari 24 DPC, Appi juga disebut mendapat dukungan dari organisasi sayap Partai Demokrat. Haidar menekankan bahwa momentum ini menunjukkan soliditas dukungan di internal partai menjelang Musda.
"Pak Appi mendapat dukungan sayap Partai Demokrat pada kesempatan kali ini," terang Haidar.
Proses penjaringan bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulawesi Selatan kemudian memasuki tahapan Musda yang akan diselenggarakan di Makassar pada 23 Oktober mendatang.
Lebih awal, pada 5 Oktober, Munafri Arifuddin secara resmi mengundurkan diri dari Partai Golkar. Saat itu, Appi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Makassar memilih hengkang setelah mendapat bujangan untuk bergabung dengan Demokrat.
Surat pengunduran dirinya disampaikan langsung kepada Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin di Jalan Batu Putih, Makassar. Kadir Halid, Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Sulawesi Selatan, membenarkan hal tersebut.
"Sudah resmi mundur, mulai hari ini. Tadi pagi diantar langsung suratnya ke rumah Pak IAS," tutur Kadir.