Jelajahi BDT NEWS

KRL INKA Masih Ganggu Perjalanan Meski Hampir Sebulan Masuk Bengkel

KAI menyatakan, ada sejumlah catatan teknis usai rangkaian KRL kembali beroperasi.

liputan6.com (Sumber) via Liputan6 Bisnis • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 1 hari yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com, Jakarta — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengakui sejumlah rangkaian KRL Commuter Line buatan PT Industri Kereta Api (INKA) masih menghadapi kendala operasional. Meski sempat menjalani perawatan di bengkel selama hampir satu bulan, gangguan pada rangkaian tersebut belum sepenuhnya terselesaikan.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, membeberkan bahwa tujuh rangkaian KRL INKA telah memasuki masa perawatan sejak awal September 2026. Rangkaian tersebut baru kembali beroperasi pada 6 Oktober 2026. Namun,一些问题 masih ditemukan selama pengoperasiannya.

"Masih terdapat beberapa catatan teknis setelah rangkaian kembali beroperasi. Seluruh temuan tersebut kami sampaikan kepada INKA untuk ditangani," jelas Anne dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

Anne menegaskan, keandalan sarana menjadi semakin krusial mengingat terus meningkatnya volume pelanggan Commuter Line Jabodetabek. Guna menjaga kualitas layanan, dua rangkaian yang masih menjalani perbaikan di Depo Bukit Duri memicu pembatalan tujuh perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta.

"Tim KAI terus melakukan pemantauan agar setiap tindak lanjut dapat diuji langsung melalui performa rangkaian dalam pelayanan," tutur Anne.

Sepanjang Januari hingga September 2026, Commuter Line Jabodetabek telah melayani 270.891.261 pelanggan. Angka ini melonjak 6,02 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 255.520.949 pelanggan.

"Lebih dari 270 juta perjalanan pelanggan dalam sembilan bulan menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap Commuter Line Jabodetabek. Dalam skala layanan sebesar itu, keandalan setiap rangkaian menjadi sangat penting karena satu gangguan dapat memengaruhi perjalanan lainnya, terutama pada jam sibuk," papar Anne.

Rangkaian Harus Andal

Anne menyampaikan, saat kendala terjadi, KAI melakukan pengaturan perjalanan dan penyesuaian operasional untuk menjaga kelancaran layanan serta meminimalkan dampak terhadap pelanggan. KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan perjalanan.

Anne menegaskan, KAI akan terus memantau kinerja rangkaian KRL INKA secara ketat dan menyampaikan setiap temuan kepada INKA untuk segera dituntaskan.

"Ukuran akhirnya sederhana yaitu rangkaian harus andal saat digunakan melayani pelanggan. Karena itu, setiap catatan teknis harus selesai, setiap perbaikan harus terbukti hasilnya, dan layanan kepada masyarakat harus tetap terjaga. KAI akan terus mengawal hal tersebut," tutup Anne.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK