Jelajahi BDT NEWS

Koalisi Saudi Tuduh Houthi Dapat Senjata Canggih dari 'Pihak Regional'

Koalisi Yaman pimpinan Arab Saudi menuding kelompok Houthi memperoleh teknologi canggih dengan bantuan sejumlah "pihak regional".

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Indonesia Internasional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 18 jam yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com — Koalisi Yaman yang dipimpin Arab Saudi menuduh kelompok Houthi memperoleh teknologi canggih dengan dukungan sejumlah pihak regional. Koalisi juga mengklaim Houthi menyimpan senjata di kawasan pegunungan sebagai persiapan untuk melancarkan serangan rudal ke wilayah Arab Saudi.

Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Malki, menyampaikan tuduhan itu dalam konferensi pers pada Kamis (15/10). Namun, ia tidak menyebutkan secara rinci pihak regional yang disebut terlibat maupun jenis spesifik teknologi canggih yang diklaim diperoleh kelompok tersebut.

Al-Malki menjelaskan bahwa Houthi diketahui membangun fasilitas penyimpanan senjata di kawasan pegunungan yang mencakup wilayah Sanaa, Saada, dan Amran. Kelompok itu disebut memanfaatkan pintu masuk terowongan dan rongga alami di pegunungan sebagai lokasi peluncuran rudal.

Menurut Al-Malki, pasukan koalisi telah menghancurkan 127 fasilitas penyimpanan senjata Houthi di kawasan pegunungan dalam beberapa hari terakhir. Operasi tersebut juga menyasar sejumlah peluncur rudal sebagai bagian dari upaya melemahkan kemampuan militer kelompok tersebut.

Dilansir Al Arabiya, Houthi merupakan milisi yang dianggap didukung oleh Iran.

Dalam konferensi pers tersebut, koalisi menampilkan rekaman serangan terhadap terowongan, gudang senjata, dan peluncur rudal di Sanaa serta Saada. Rekaman itu mencakup serangan terhadap fasilitas penyimpanan rudal balistik di pegunungan sekitar ibu kota Yaman.

Koalisi juga memperlihatkan operasi yang menargetkan sejumlah ahli peluncuran rudal balistik Houthi.

Al-Malki turut memaparkan operasi militer terhadap fasilitas yang diduga mendukung upaya perang Houthi di Sanaa, Hodeida, dan Dhamar. Ia menyebutkan operasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap serangan Houthi terhadap bandara dan jalur pelayaran di kawasan tersebut.

Ia menuduh Houthi mengeksploitasi infrastruktur sipil dan sumber daya Yaman untuk mendukung operasi militer. Menurut Al-Malki, koalisi telah mengidentifikasi sejumlah fasilitas yang diduga digunakan untuk memenuhi kebutuhan perang kelompok tersebut.

Sebelumnya, koalisi menyebutkan Stasiun Pusat al-Sabaha di Sanaa, cadangan bahan bakar bawah tanah, tangki penyimpanan, serta fasilitas pengangkutan dan bongkar muat bahan bakar sebagai lokasi yang diduga memiliki tujuan militer.

Koalisi menuduh Houthi mengalihkan sumber daya yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga sipil Yaman guna mendukung serangan terhadap Arab Saudi dan lalu lintas maritim di kawasan.

[Gambas:Video CNN]

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK