Jelajahi BDT NEWS

Jepang Keliru Rilis Peringatan Gempa M 9,9

Otoritas Jepang menarik kembali peringatan yang keliru soal gempa bermagnitudo 9,9 pada Jumat (16/10).

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Indonesia Internasional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 14 jam yang lalu
1 menit baca 0

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com -- Otoritas Jepang menarik kembali peringatan tsunami yang keliru soal gempa bermagnitudo 9,9 pada Jumat (16/10). Peringatan tersebut dicabut hanya beberapa menit setelah dikeluarkan.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) awalnya memperingatkan bahwa gempa bermagnitudo 9,9 terjadi di dekat Kepulauan Kuril. Informasi itu kemudian memicu peringatan darurat yang dikirimkan kepada jutaan warga melalui ponsel.

JMA kemudian mengklarifikasi bahwa gempa sebenarnya bermagnitudo 6,9 dan terjadi di dekat Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada kedalaman 160 kilometer, tepat pada tengah hari waktu setempat.

"Kami sangat meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan masyarakat," kata pejabat JMA Shinya Tsukada, sebagaimana dilaporkan AFP.

Peringatan itu tidak memicu kepanikan besar, namun sempat mengganggu operasional transportasi umum di beberapa wilayah.

Menurut JMA, kesalahan tersebut bermula dari anomali penghitungan pusat gempa. Perkiraan besarnya gempa didasarkan pada asumsi yang salah bahwa pusat gempa berada sekitar 680 kilometer lebih jauh dari Jepang dibandingkan jarak sebenarnya.

Jepang memiliki pengalaman traumatis dengan gempa bawah laut berkekuatan 9,0 pada 2011 yang memicu tsunami dan menewaskan 18.500 orang, sekaligus menghancurkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima.

Media setempat mencatat, gempa magnitudo 9,9 akan melepaskan energi sekitar 22 kali lebih besar dibandingkan gempa pada 2011.

(dna)

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK