Jelajahi BDT NEWS

Dubes Saudi Sebut Houthi Sengaja Incar Fasilitas Sipil dan Ekonomi

Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk RI, Faisal Abdullah H Amodi menyebut Houthi sengaja melancarkan serangan ke fasilitas sipil dan ekonomi Saudi

cnnindonesia.com (Sumber) via CNN Indonesia Internasional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 1 hari yang lalu
2 menit baca 0

Sumber terpercaya kami menyebutkan,

Jakarta, BeritaDuniaTerbaru.com --

[Gambas:Video CNN]

Saudi kemudian menegaskan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan sesuai dengan hukum internasional.

(mge/bac)

Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H Amodi menyebut milisi Houthi sengaja melancarkan serangan terhadap akomodasi sipil dan ekonomi Saudi meski berbagai upaya untuk mencapai solusi politik komprehensif telah dilakukan.

Riyadh juga mendukung pemerintahan Yaman yang sah melalui koalisi internasional. Dukungan itu bertujuan memperkuat kemampuan pemerintah dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara tersebut.

Riyadh meminta organisasi internasional memberikan support penuh kepada pemerintah Yaman yang sah untuk menghadapi Houthi dan menghentikan bahaya golongan tersebut terhadap Yaman, kawasan, dan dunia.

Serangan terhadap daerah Saudi juga dilaporkan menyasar sejumlah bandara, termasuk Bandara Abha, Bandara Internasional Raja Khalid, dan Bandara Raja Fahd.

"Milisi teroris Houthi terus menargetkan objek sipil dan ekonomi di Arab Saudi," kata Faisal dalam konvensi pers di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, pada Jumat (16/10).

Riyadh mengutuk keras serangan-serangan tersebut. Kerajaan menegaskan mempunyai kewenangan untuk mempertahankan wilayah, aset, dan kedaulatannya serta melindungi keselamatan warga negara dan penduduknya.

Saudi turut mendesak masyarakat internasional menjalankan tanggung jawabnya dengan melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan.

Faisal mengatakan rangkaian serangan tersebut mengakibatkan 17 orang meninggal bumi dan 333 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban merupakan warga negara dan penduduk Arab Saudi dari berbagai kewarganegaraan.

Di sisi lain, Saudi kembali menegaskan support politik dan militernya kepada Dewan Kepemimpinan Presiden, pemerintah, dan rakyat Yaman. Dukungan tersebut ditujukan untuk mengakhiri kudeta Houthi serta memulihkan pemerintahan dan lembaga negara Yaman.

Selain itu, Arab Saudi mengklaim telah memberikan bantuan kemanusiaan, pembangunan, dan ekonomi kepada rakyat Yaman. Total bantuan tersebut mencapai lebih dari US$12,6 miliar atau sekitar Rp226 triliun sejak 2012 hingga 2026.

Arab Saudi menyatakan telah berupaya mencapai solusi politik yang komprehensif dan berkepanjangan di Yaman sejak milisi Houthi menggulingkan pemerintahan yang sah pada 2014. Upaya itu dilakukan berbareng berbagai seluruh pihak di Yaman dan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Yaman.

Faisal menilai milisi Houthi menolak berbagai upaya dan inisiatif. Menurut Arab Saudi, golongan tersebut justru terus meningkatkan eskalasi militer sehingga memperburuk penderitaan kemanusiaan dan ekonomi rakyat Yaman.

Ia mengatakan serangan milisi tersebut menakut-nakuti keamanan Arab Saudi, termasuk bandara, pelabuhan, jalur pelayaran, dan perdagangan internasional di Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah. Kapal-kapal komersial yang melintasi area tersebut juga disebut menjadi sasaran ancaman.

Berdasarkan catatan kami, informasi ini penting untuk diketahui masyarakat luas.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK