Jelajahi BDT NEWS

Bapenda Sumut Gencarkan Operasi Sadar Pajak, Targetkan Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggencarkan Operasi Sadar Pajak kendaraan bermotor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya. Operasi gabungan yang melibatkan Direktorat Lalu...

antara (Penulis sumber) • daerah.republika.co.id (Sumber) via Republika Daerah • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 17 jam yang lalu
2 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com, Medan — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara menggencarkan Operasi Sadar Pajak kendaraan bermotor sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Operasi gabungan ini melibatkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Jasa Raharja. Pemeriksaan berlangsung di 33 kabupaten dan kota se-Sumatera Utara sepanjang Oktober 2026.

Kepala Bapenda Provinsi Sumatera Utara, Sutan Tolang Lubis, menjelaskan bahwa operasi ini menghadirkan layanan pembayaran pajak langsung di lokasi pemeriksaan. Langkah ini dirancang untuk memudahkan masyarakat yang mungkin lupa atau menunda pembayaran pajak kendaraannya.

"Operasi Sadar Pajak ini, kita menghadirkan layanan pembayaran pajak di lokasi pemeriksaan guna mempermudah masyarakat," tutur Sutan.

Dorong Partisipasi Masyarakat

Sutan menegaskan, masyarakat diminta tidak menunda pembayaran pajak kendaraannya. Operasi serupa juga diselenggarakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Guna menarik partisipasi warga, pihak penyelenggara menyediakan bus keliling pajak serta apresiasi bagi wajib pajak yang taat.

Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Komisaris Besar Polisi Achmad Fauzi Dalimunthe, turut mengajak masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajaknya. Ia menekankan bahwa uang pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.

"Kepada masyarakat untuk membayar kewajiban pajak. Karena dari uang pajak itu, ada pembangunan jalan, jembatan, lampu-lampu jalan, dan lain-lainnya. Dari kita untuk kita," kata Fauzi.

Berdasarkan data Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Utara per 22 September 2026, pendapatan daerah telah terealisasi sebesar Rp8,9 triliun. Angka tersebut mencapai sekitar 69,8 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp12,83 triliun.

Salah seorang warga bernama Rini yang sehari-hari melintas di Jalan Putri Hijau Medan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran bus keliling pajak. Ia menyatakan proses pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat dibandingkan harus menghadapi antrean di kantor Samsat.

"Maunya bus-bus seperti ini lebih banyak lagi, jadi kami mudah bayar pajak. Kalau di Samsat kan ada antrean banyak, kalau banyak bus-bus seperti ini, saya yakin masyarakat banyak yang bayar pajak," tutur Rini.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK