Keluarga Aron Ashab angkat bicara terkait klaim diculik dan disekap yang传出 oleh anak mereka. Sang kakak, Gamyla, membantah keras tuduhan tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Gamyla menegaskan bahwa tidak ada penculikan yang terjadi. Menurut dia, Aron Ashab sengaja membuat cerita tersebut demi menarik perhatian dan menggaungkan nama baiknya kembali.
"Dia direhab karena alkoholik dan ada masalah menyimpang dan gak terkontrol kalau mabok. Kita udah capek lahir batin. Jadi tidak ada penculikan!" tulis Gamyla dalam unggahannya, Minggu (18/10/2026).
Menurut Gamyla, ibunda mereka sudah tidak kuat menghadapi kondisi Aron Ashab sehingga memutuskan untuk memasukkan anaknya ke sebuah pesantren yang memiliki program rehabilitasi.
Keluarga bersama pihak pesantren disebut telah saling bergotong royong dalam menangani Aron Ashab. Namun, langkah itu justru dibalas dengan aksi kabur dari lokasi rehabilitasi.
"Dia sudah direhab karena alkoholik dan ada masalah menyimpang yang tidak terkontrol. Kami sudah lelah secara lahir dan batin," kata Gamyla.
Setelah kabur dari rehabilitasi, Aron Ashab belum kembali ke rumah keluarga. Gamyla menyebut adiknya kini menumpang di rumah orang lain.
"Harapan anak ini benar-benar tobat. Malah kabur dari rehab, sekarang numpang di rumah orang dan tidak berani pulang, dan semakin jadi membuat drama penculikan!" tulisnya.
Gamyla juga menyinggung dugaan motif di balik klaim penculikan tersebut. Dia menuding Aron Ashab mengarang cerita itu sekadar untuk keperluan promosi lagu yang dibuatnya selama di tempat rehabilitasi.
"Dia sengaja membuat drama untuk namanya naik lagi untuk promo lagu yang dibuat di tempat rehab. Ini kegaduhan sengaja dia buat untuk kepentingan promo lagu! Jangan dikasih panggung anak ini, karena itu yang dia incar!" tegas Gamyla.
Tak hanya itu, Gamyla merasa apa yang dilakukan adiknya tersebut sudah meresahkan banyak orang. Keluarga pun disebut siap mengambil langkah hukum apabila Aron Ashab tidak segera menghentikan aksinya.
"Keluarga juga sudah siap dengan langkah hukum," tulis Gamyla.
Dalam kesempatan lain, Gamyla mengingatkan Aron Ashab untuk berhenti membenci seluruh orang di sekitarnya. "Dia merusak dirinya sendiri," tutup Gamyla.