Jelajahi BDT NEWS

Anak Krakatau Erupsi 4 Kali dalam 16 Menit

Erupsi terbaru terjadi pada pukul 01.47 WIB.

berita.liputan6.com (Sumber) via Liputan6 Regional • Redaksi BDT News (Penerbit) Diperbarui 16 jam yang lalu
1 menit baca 0

BeritaDuniaTerbaru.com — Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang meningkat. Otoritas setempat pun mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat dan wisatawan di sekitar kawasan tersebut.

Masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk pengunjung, wisatawan, dan pendaki, dilarang memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Selain itu, masyarakat dan wisatawan juga diminta tidak memasuki wilayah radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

Dalam radius tersebut, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah potensi bahaya. Antara lain lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder akibat kontak panas lava dengan air laut maupun air hujan.

Di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Anak Krakatau, masyarakat di wilayah pesisir Provinsi Lampung dan Banten diminta tetap tenang. Warga juga diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang menyebut erupsi Anak Krakatau akan menyebabkan tsunami, dan dapat menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat.

Untuk memperoleh informasi resmi mengenai aktivitas gunung api, masyarakat dapat menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, melalui nomor (022) 7272606 di Bandung. Informasi juga dapat diperoleh melalui Pos Pengamatan Gunung Api Krakatau di Pasauran, Banten, melalui nomor (0254) 651449 atau 085846324506.

Bagikan Facebook X WhatsApp Telegram LinkedIn VK