BeritaDuniaTerbaru.com, Surabaya —
Sebanyak 110 pendaki Gunung Arjuno-Welirang berhasil dievakuasi imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur. Seluruh pendaki dinyatakan selamat.
Kepala UPT Tahura R Soerjo, Agustiningtyas Marini, mengatakan evakuasi berlangsung secara bertahap. Informasi awal menyebutkan puluhan pendaki lebih dulu berhasil turun melalui jalur Kop-Kopan.
"Informasi awal ada 29 orang yang sudah berhasil dievakuasi melalui Kop-Kopan. Kami tetap berkoordinasi dengan posko," kata Agustiningtyas, Minggu (18/10). "Kurang lebih 110 pendaki sudah berhasil turun semuanya, aman selamat."
Karhutla di Gunung Arjuno-Welirang mulai terpantau sejak Jumat (16/10) malam. Pasca-kejadian itu, Tahura R Soerjo langsung menutup akses pendakian pada Sabtu (17/10) dengan Pengumuman Nomor 500.4.6.10/1886/123.7.2/2026.
"Sehubungan dengan adanya kebakaran yang terjadi di kawasan Tahura R Soerjo mulai tanggal 17 Oktober 2026, seluruh aktivitas pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara," terang Agustiningtyas dalam keterangan resminya, Sabtu (17/10).
Menurut Agustiningtyas, penutupan ini merupakan langkah preventif untuk menjamin keselamatan para pendaki dari kepungan asap dan rambatan titik api.
Saat ini tim gabungan di lapangan memusatkan upaya untuk memadamkan api agar tidak meluas dan merusak ekosistem pegunungan.
Pihak Tahura R Soerjo belum memastikan kapan jalur pendakian bakal dibuka kembali. Pembukaan bergantung pada evaluasi kondisi di lapangan, yakni setelah seluruh titik api dinyatakan padam dan jalur dinyatakan aman untuk dilalui.
"Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Demikian untuk dimaklumi. Mari kita doakan agar situasi segera kondusif," kata Agustiningtyas.
Sebelumnya, karhutla di Gunung Arjuno terekam dalam video amatir warganet pada Jumat (16/10) malam dan ramai beredar di media sosial. Dalam video itu, pijar api kemerahan tampak membentang di lereng Arjuno, bahkan terlihat jelas dari gerbang Tol Malang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, membenarkan kebakaran tersebut saat dikonfirmasi BeritaDuniaTerbaru.com, Jumat malam.
"[Karhutla] di Gunung Arjuno," kata Satriyo.
Satriyo mengatakan belum diketahui secara pasti kapan titik api pertama kali muncul maupun luas lahan yang terdampak. Tim Tahura dan personel BPBD, katanya, sudah bergerak menuju lokasi untuk memadamkan api.
"Tim Tahura sudah bergerak, dan dari BPBD juga menuju lokasi," katanya.