London - Morgan Rogers menilai tugasnya di lini serang Chelsea menjadi lebih ringan berkat Joao Pedro. Penyerang asal Brasil itu bukan sekadar tajam di depan gawang, tetapi juga aktif membuka ruang dan membantu pertahanan.
Chelsea dijadwalkan bertandang ke markas Everton, Hill Dickinson Stadium, dalam laga lanjutan Liga Inggris pada Sabtu (17/10/2026). Kedua tim hanya terpaut satu peringkat di klasemen, membuat duel ini diprediksi berlangsung ketat.
The Blues kini menduduki peringkat keenam dengan koleksi 10 poin, sama dengan Everton yang berada di urutan kelima.
Chelsea bakal kembali mengandalkan Joao Pedro sebagai ujung tombak. Ia bakal disokong oleh Morgan Rogers dan Cole Palmer di lini serang.
Pedro mencatatkan brace pada laga terakhir saat Chelsea membantai Bournemouth dengan skor 5-1. Striker berusia 23 tahun itu sebelumnya sempat absen satu pertandingan akibat cedera lutut yang baru ia pulihkan.
Sepanjang musim ini, Pedro telah mengemas lima gol dan tiga assist dari lima laga yang dimainkan di Liga Inggris.
Rogers mengaku kehadiran Pedro sangat membantu permainan ofensifnya. Ia menyebut Pedro bukan hanya haus gol, tetapi juga selalu bekerja keras untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Rogers yang baru didatangkan Chelsea musim ini dari Aston Villa tak kesulitan beradaptasi di lini serang. Pemain asal Inggris itu telah mencetak empat gol dan satu assist di Liga Inggris musim ini.
"Menurut saya, hasratnya untuk mencetak gol dan kemauannya untuk bekerja keras demi tim sungguh luar biasa," tutur Rogers sebagaimana dikutip dari situs resmi Chelsea.
"Terutama bagi saya, mengingat posisi saya di lapangan, kehadirannya sangat membantu. Dia selalu memberikan opsi bagi saya. Kami bisa saling bekerja sama dalam permainan."
"Dia adalah bagian yang sangat penting bagi kami; bukan hanya soal mencetak gol, dia juga bekerja sangat keras. Dia terus-menerus berlari mencari ruang serta turut membantu pertahanan tim," kata Rogers.