Jakarta — Penulis skenario Joko Nugroho menceritakan momen pertemuan terakhirnya dengan Yadi Timo atau Yadi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya.
Joko mengungkapkan, saat berkumpul bersama teman-teman pada Kamis malam, Yadi Timo terlihat sehat dan tampak ceria. Ia bahkan ikut bernyanyi bersama mereka yang hadir.
"Teman-teman yang masih bertemu beliau pada Kamis malamûtuyatakan bahwa kondisi beliau tampak sehat dan bahkan masih bernyanyi dan bercanda bersama," tulis Joko sebagaimana disiarkan BeritaDuniaTerbaru.com, Sabtu (17/10/2026).
Namun, kondisi kesehatan Yadi Timo justru memburuk seusai pertemuan tersebut. Ia mengeluhkan rasa sakit di perutnya dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Grand Melia Cibubur. Sayangnya, nyawanya tak tertolong dalam perjalanan menuju rumah sakit.
"Malam sepulang dari pertemuan kreatif, Almarhum mengeluh sakit perut, lalu dilarikan ke rumah sakit Grand Melia Cibubur, namun dalam perjalanan, beliau wafat menghadap sang pencipta," jelas Joko.
Joko pun menyatakan bahwa karya-karya Yadi Timo akan terus dikenang sebagai warisan terindah bagi dunia hiburan tanah air. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Bahagia Dredet BNR Bogor, kampung halaman sang istri.
"Selamat beristirahat, Yadi Timo. Karyamu menjadi kenangan manis bagi kami semua," katanya.
Informasi duka atas meninggalnya Yadi Timo juga diinformasikan Joko Nugroho melalui akun Instagram miliknya. Yadi Timo meninggal dunia pada usia 66 tahun.