Bogor — Aktor senior Yadi Mulyadi atau yang dikenal luas dengan nama Yadi Timo berpulang akibat serangan jantung. Kronologi kejadian berujung duka itu terungkap dari sahabat dekatnya, Denpus.
Jenazah Yadi Timo telah disemayamkan dan dimakamkan di TPU Dreded, Jalan Dreded No. 43, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Jumat (16/7).
Denpus bercerita dirinya menerima kabar duka tersebut seusai menunaikan salat Subuh. Ia mengakui keterkejutannya atas kepergian sahabatnya, mengingat Yadi masih tampak bugar dan sempat berkumpul bersama teman-teman pada malam sebelumnya.
"Malamnya, saya dengar masih kumpul-kumpul sampai sekitar jam 10.30 malam di salah satu kantor produksi rumah produksi, masih ngobrol-ngobrol sama teman-teman. Kebetulan saya tidak hadir saat itu. Beliau pulang sekitar jam 10.30, lalu di rumah terkena serangan jantung. Langsung dibawa ke rumah sakit, tapi kata dokter di perjalanan sudah sudah tidak ada," tutur Denpus saat ditemui di Bogor Selatan seusai pemakaman.
Hubungan Denpus dan Yadi telah terjalin sejak keduanya menimba ilmu teater di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Yadi tercatat sebagai mahasiswa angkatan 1988, sedangkan Denpus berasal dari angkatan 1986.
Denpus menceritakan perjalanan karier Yadi di dunia seni peran yang disebutnya cukup panjang. Almarhum diketahui pernah terlibat dalam sejumlah proyek film sebelum akhirnya lebih banyak berkarya di layar televisi, termasuk membintangi berbagai judul sinetron.
"Perjalanan berkeseniannya juga bagus, cukup panjang. Yang saya ingat, beliau terjun pertama kali ke dunia hiburan di film Petualangan Sherina kalau tidak salah, sekitar tahun 1998 atau 1999 antara itulah. Setelah itu semakin banyak filmnya, tapi lebih intensif di televisi belakangan ini," jelas Denpus.
Kiprah Yadi Timo di dunia hiburan menjadikannya dikenal sebagai aktor yang kerap mendalami karakter berkarakter kuat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan pelaku seni maupun keluarga yang ditinggalkan.
Denpus yang turut hadir dalam prosesi pemakaman menyampaikan rasa kehilangan atas sosok yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan hidup dan kariernya.
"Ya doanya semoga almarhum Yadi Timo diampuni segala dosa-dosanya, diterima di sisi Allah yang terindah, keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketenangan," kata Denpus.
Ia pun memaknai kepergian Yadi pada hari Jumat sebagai hal yang baik. Denpus berharap sahabatnya tersebut meninggal dalam keadaan husnul khotimah.
"Berpulangnya di hari Jumat, hari baik. Dan beliau memang orang baik, semoga husnul khotimah," sebutnya.