Dampak pertumbuhan ekonomi, pariwisata, sosial, lapangan kerja, hingga infrastruktur membuat keberlanjutan Pertamina Grand Prix of Indonesia sangat penting bagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Dalam perhelatan ajang balap motor dunia tersebut, PT Aviasi旅游业 Indonesia (InJourney) memainkan peran strategis sebagai pengembang sekaligus pengelola utama kawasan.
InJourney bertindak melalui dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) holding, yakni Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan MGPA Mandalika Grand Prix Association. ITDC menangani pengembangan dan pengelolaan KEK Mandalika, sementara MGPA bertanggung jawab atas pembangunan serta operasional Pertamina Mandalika International Circuit.
Secara keseluruhan, InJourney melalui ITDC dan MGPA menjalankan tiga fungsi utama sebagai pengembang, penyelenggara, dan katalisator. Muaranya mencakup pembangunan sirkuit, penyiapan infrastruktur pendukung, pemberdayaan sumber daya manusia dan pelaku UMKM, pengcoordinasian konektivitas, serta penjagaan keberlanjutan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia.